KLIK DISINIMari Baca Berita Politik Nasional Indonesia Terbaru !

4 Perubahan Payudara Wanita Saat Terbakar Gairah

Majalah24.com – Ada banyak perbedaan pria dan wanita saat mereka terbakar gairah. Termasuk, tanda-tanda dan perubahan yang terjadi pada tubuh saat mereka terangsang.

Saat seorang wanita terangsang, hal ini tidak hanya bisa diketahui dari kondisi vaginanya yang mengeluarkan cairan pelumas, menyiapkannya untuk penetrasi. Salah satu organ intim wanita yang lain, payudara, juga mengalami perubahan.

Melansir The Health Site, Senin (14/5/2018), berikut empat hal yang terjadi pada payudara wanita saat ia terangang secara seksual, berdasarkan penjelasan seksolog Dr. Rajan Bhonsale:

Baca Juga : Video Duet Nyanyi Sama Marion Jola, Penampilan Nagita Dapat Kritikan Pedas

1. Payudara membengkak

Saat wanita terangsang payudara akan membengkak atau membesar, tubuhnya akan menyiapkan diri untuk orgasme. Pada fase ini, payudara mulai membengkak dan bertambah ukurannya, walau memang tidak secara bombastis, tapi akan terasa saat disentuh.

Tapi Dr Bhonsale memiliki peringatan bagi kaum pria, tidak semua wanita payudaranya membesar saat terangsang, jadi jangan terlalu berharap atau menuduh pasangan Anda memalsukan gairahnya hanya karena payudaranya tidak membesar.

2. Mengeluarkan aroma

Aroma payudara ini berbeda dengan aroma tubuh karena sebenarnya adalah feromon yang menguar. Feromon ini dikeluarkan oleh kelenjar apokrin yang terletak di areola. Namun sayangnya, menurut Dr. Bhonsale, pria sudah tidak lagi memiliki kemampuan olfatory untuk bisa menyadari aroma ini.

3. Ereksi puting

Ketika beberapa wanita terangsang, putingnya jadi telbih tegak. Fenomena ini disebut juga ereksi puting, ujar Dr. Bhonsale. Dan hal ini bukan disebabkan oleh stimulasi oral atau manual, melainkan karena kontraksi otot di bagian bawah areola.

“Lagi-lagi, hanya 30 sampai 40 persen wanita yang mengalami ereksi puting,” tambahnya.

4. Berubah warna

Saat terangsang, darah akan terpacu ke area dada. Hal ini menyebabkan kulit di area payudara jadi terlihat merona.

“Fenomena ini terutama terlihat pada wanita berkulit terang, dan kurang tampak pada mereka yang kulitnya lebih gelap,” tutup Dr. Bhonsale.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *