KLIK DISINIMari Baca Berita Politik Nasional Indonesia Terbaru !

Saktinya Anies-Sandi Pimpin Jakarta Selama Sepekan

Majalah24,- Sudah sepekan, Anies-Sandiaga menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Keduanya mulai mengeluarkan kesaktiannya masing-masing dalam membereskan sejumlah masalah di ibu kota.

Dimulai dari Anies. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini dapat membebaskan salah satu lahan untuk proyek MRT yang selama ini terkendala hanya dalam sekali kunjungan.

Pada awalnya, Anies mendengar bahwa proyek mass rapid transit (MRT) di Stasiun Haji Nawi, Fatmawati, terhambat. Penyebabnya, ada empat bidang tanah yang belum bisa dibebaskan Pemprov DKI untuk pembangunan stasiun.

Lokasinya terletak di depan dua toko, yakni Toko Karpet Serba Indah dan Gramer Mandiri. Pemilik lahan meminta Pemprov DKI mengganti lahannya senilai Rp 120 juta per meter. Sementara hasil putusan pengadilan menyebut Pemprov DKI hanya perlu membayar Rp 60 juta per meter.

Baca juga: Jokowi : Saya Melihat Fenomena Umat Islam Radikal Mudah Mengkafirkan Orang

Usai meninjau proyek, Anies Baswedan didatangi salah satu pemilik lahan. Orang itu bernama Mahesh, pemilik Toko Karpet Serba Indah, di kawasan Haji Nawi.

Anies pun membujuk Mahesh melepas lahannya demi kepentingan negara. Keduanya sempat berdialog. “Kalau kita hanya hitung untung rugi, enggak ada untungnya,” ujar Anies.

Mahesh mengaku setuju melepas lahannya. Hanya saja, ia meminta harga sesuai undang-undang. Tidak diungkap berapa besaran nominal yang ia maksud.

Entah apa yang kemudian mereka kompromikan. Tiba-tiba, Mahesh menyatakan siap melepas lahannya saat itu juga.

Anies dan Sandi lantas mengikuti Mahesh dan secara simbolis merobohkan pagar di toko milik Mahesh. Pihak MRT menjadi saksi dan mengucapkan terima kasih pada Mahesh atas kesepakatan melepas lahan itu.

Dengan begitu, masih ada 3 lahan yang belum dapat dibebaskan. Anies meminta Wali Kota Jaksel untuk mengeksekusi lahan tersebut selambat-lambatnya pekan depan.

“Kepada wali kota supaya dieksekusi, bebaskan lahannya pastikan proyek ini tidak berhenti dan kita melihat kepentingan nasional yang amat besar dalam proyek ini,” tegas Anies Baswedan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menginstruksikan kepada Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) untuk menciptakan inovasi terbaru. Ia meminta Transjakarta dapat mencari rute untuk rekayasa lalu lintas saat terjadi kemacetan panjang, dampak dari enam pembangunan besar di Ibu Kota.

Baca juga: Bukan Karena Egois, Ini Alasan Pria Tak Suka Pakai Kondom

Hal itu, kata dia, untuk mempermudah para pengguna Transjakarta saat menghadapi kemacetan di beberapa titik itu. Sehingga dapat memberikan keyakinan kepada masyarakat dalam jangka pendek ataupun menengah untuk menggunakan kendaraan umum di Jakarta.

“Cari rekayasanya, sementara kasih kemudahan kepada warga. Sehingga tidak terlalu beda jauh dengan menggunakan kendaraan pribadi dan jauh lebih terjangkau harganya,” papar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta Pusat.

Sehari berselang, Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Budi Kaliwono langsung menyatakan akan memberlakukan rekayasa rute pada jalur yang mengalami kemacetan akibat pembangunan enam proyek besar underpass. Realisasi rencana itu akan dimulai Senin 23 Oktober 2017,besok.

Ia mencontohkan kemacetan dari Setiabudi ke Kuningan dapat memakan waktu tiga jam. Budi berharap rekayasa tersebut dapat mengobati rasa kekecewaan pengguna yang mengalami keterlambatan.

Budi menjelaskan, rekayasa dilakukan pada jam-jam tertentu. Penerapannya akan mengikuti situasi lalu lintas di Jakarta.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *