Biaya ‘Kunker’ DKI Jakarta Dikritik Menkeu, Ini Jawaban Anies – Sandiaga

Majalah24 – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapat kritikan pedas dari Menteri Keuangan Sri Mulyani soal dana perjalanan dinas atau kunjungan kerja Pemprov DKI yang dinilai lebih besar dibandingkan tingkat pusat.

Sri Mulyani menyebut satuan biaya uang harian perjalanan dinas di DKI Rp 1,5 juta per orang per hari di DKI. Sedangkan standar nasional itu hanya Rp 480 ribu per orang per hari.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, dana perjalanan dinas tersebut merupakan warisan dari pemerintah sebelumnya.

Baca Juga : Tanah Abang ala Anies-Sandi Yang Akan Menjadi BOM Waktu Penataan PKL

“Kebijakan (dana kunker) itu diambil karena kami adalah bagian dari pemerintahan sebelumnya. Jadi pemerintahan sebelumnya yang memutuskan, kami hanya meneruskan,” kata Sandi di Thamrin City, Jakarta Pusat, Kamis (28/12).

Sandiaga tidak ingin menyalahkan pemerintah sebelumnya. Sebab menurutnya, pasti ada alasan kenapa dana perjalanan dinas DKI lebih tinggi dari pemerintah pusat.

Dia mengatakan, akan melakukan diskusi internal terkait hal tersebut agar tak ada spekulasi dan tudingan-tudingan lain yang bermunculan.

Baca Juga : Sandiaga Sebut Akan Segera Temui Mantan Gubernur DKI Ahok, Kapan ?

“Itu pasti ada alasannya kenapa kita tiga kali lebih tinggi. Tapi untuk tidak menimbulkan spekulasi, menimbulkan tuding menuding lebih baik kita diskusi internal dulu,” katanya.

Dia tetap ingin mengucapkan rasa terima kasihnya atas kritikan dari Menteri Keuangan ini dan dia memastikan setiap uang yang keluar dari uang rakyat seefisien mungkin dan tepat sasaran.

“Tugas kami di Pemprov DKI untuk memastikan setiap mata anggaran itu tentunya memiliki efektivitas yang tepat dan juga memiliki dampak yang akan memastikan kinerja kita lebih baik lagi ke depannya,” kata dia.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *