KLIK DISINIMari Baca Berita Politik Nasional Indonesia Terbaru !

Cairan Paling Mahal di Bumi, Ini Manfaat Racun Kalajengking

Majalah24.com – Mengapa racun kalajengking sangat mahal bahkan harganya mengalahkan harga emas? Dilansir dari laman Africa Geographic, Jumat (4/5/2018), dari zaman kuno, kalajengking kerap membuat manusia tertarik. Reputasinya yang mematikan, telah menyebabkan binatang ini menjadi arthropoda paling terkenal sepanjang zaman.

Bahkan di Mesir Kuno, ada Dewi Serqet yakni dewi kalajengking yang memiliki kemampuan sihir berbahaya. Dia adalah dewi pelindung dan bisa menghukum dengan racun kalajengking maupun ular. Akibatnya, orang akan sesak napas dan mengalami kematian. Dewi ini juga bisa melindungi terhadap racun yang sama.

Sepanjang sejarah, racun kalajengking maupun penawar racun kalajengking terus diteliti oleh manusia. Racun kalajengking juga dikenal memiliki kemampuan untuk menyembuhkan banyak penyakit.

Bahkan, para peneliti tengah memanfaatkan racun berharga ini untuk suatu hari dapat menyembuhkan lupus atau penyakit outoimun dan rheumatoid arthritis atau penyakit reumatik.

Ini telah dieksplorasi untuk membantu dengan beberapa kasus multiple sclerosis dan kanker dan bahkan dengan transplantasi jantung.

Racun mengandung campuran bahan kimia biologis yang disebut peptida dan beberapa diantaranya diketahui memicu kematian sel dengan membentuk pori-pori dalam membran biologis. Kematian sel dapat berguna jika kita mampu menargetkan, misalnya, sel-sel tumor untuk dihancurkan secara otomatis.

Racun ini dapat memiliki efek yang sangat kuat. Misalnya, satu petida kecil tertentu yang dikenal sebagai TsAP-1, diisolasi dari kalajengking kuning Brasil (Tityus serrulatus), memiliki sifat anti-mikroba dan anti-kanker.

Salah satu metode untuk mengendalikan toksisitas tersebut adalah dengan menggunakan nanoteknologi untuk membangun “kendaraan pengantar obat” yang dibuat khusus untuk jaringan tubuh. Jika berhasil, obat beracun dilepaskan untuk membunuh hanya jaringan yang tidak diinginkan dalam tubuh.

Baca Juga : 8 Foto Pevita Pearce saat di Ranjang ini Bikin Gemes yang Liat

Banyak penelitian yang telah dilakukan pada racun kalajengking dan khususnya kalajengking ekor Transvaal (Parabuthus transvaalicus).

Kalajengking ini telah terbukti sangat menarik karena memiliki dua ‘jenis’ racun yang berbeda, yang tampaknya digunakan untuk mamalia dan mangsa kecil, dan yang lain yang lebih kuat namun rumit untuk ‘dalam keadaan darurat’.

Kalajengking mengeluarkan sejumlah kecil racun transparan yang disebut prevenom. Prevenom mengandung kombinasi garam dan peptida K + yang tinggi dan memblok saluran K +. Dalam bahasa sederhananya, jika terkena racun ini selain menimbulkan rasa nyeri juga pemulihan efeknya sangat lama dan sangat menyakitkan.

Disimpulkan bahwa prevenom ini digunakan sebagai pemangsa predator yang sangat berkhasiat dan untuk memberantas mangsa kecil, karena jauh lebih sulit bagi kalajengking untuk menghasilkan dan mempertahankan racun yang benar-benar mahal secara metabolis, menjaga barang-barang yang baik sampai benar-benar diperlukan!

Dengan kompleksitas dan desain kreatif seperti itu, racun kalajengking juga dianggap sebagai cairan paling mahal di Bumi! Satu galon racun kalajengking dihargai sekitar US$ 39 juta atau setara dengan Rp44,6 triliun.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *