KLIK DISINIMari Baca Berita Politik Nasional Indonesia Terbaru !

5 Harapan SBY Untuk Pilkada 2018 & Pilpres 2019

Majalah24,- Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku ketua umum partai Demokrat,menyoroti lima hal utama dalam pidato politik awal tahun 2018 hari ini.

Mantan presiden RI tersebut menyorot soal penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018 dan persiapan Pemilu 2019.

“bukan urusan elite politik semata (Pilkada dan Pemilu).Juga merupakan kepentingan rakyat karena akan berpengaruh terhadap nasib dan masa depan rakyat kita,” kata SBY membuka pidato politik di halaman Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat.

berikut harapan SBY Untuk Pilkada 2018 & Pilpres 2019 :

1. SBY menyinggung etika politik dalam pelaksanaan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Ia mengatakan semua pihak harus menjunjung tinggi etika agar helatan mendatang berlangsung secara jujur, adil, dan demokratis.

Bagi pihak yang menang, kata SBY, harus bersyukur dan menghormati pihak yang kalah. Sebaliknya, pihak kalah harus menerima dengan kesatria dan mengucapkan selamat pada yang menang. SBY mengatakan, itulah yang sudah dilakukan partainya.

2. Dia meminta semua pihak menjaga integritas dan kualitas kinerja dalam gelaran Pilkada 2018 dan persiapan Pemilu 2019.

Ia meminta berbagai pihak terkait seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) bekerja secara gigih.

SBY pun mendorong semua pihak memerhatikan ancaman pembocoran data dari sisten teknologi informasi pemilu yang berisiko mengubah hasil pemungutan suara.

3. SBY secara tegas mendesak Badan Intelijen Negara, Kepolisian RI, Kejaksaan, TNI, serta BUMN dan BUMD tidak ikut bermain politik, atau melakukan aktivitas yang bisa memenangkan kandidat tertentu.

SBY juga meminta para penegak hukum tidak mengkriminalisasi kandidat tertentu karena pesanan kekuatan politik.

4. SBY menyorot tentang informasi yang baik lewat media massa maupun media sosial.

Partai Demokrat meminta media-media massa juga agar menjaga netralitasnya. Ia meminta pemberitaan, khususnya terkait gelaran Pilkada dan Pemilu, harus berimbang dan adil sehingga tak menjadi corong politik pihak-pihak tertentu.

Sementara untuk media sosial, SBY menilai ada potensi akan digunakan sebagai wahana kampanye hitam.

Dia pun meminta seluruh elemen masyarakat, termasuk negara untuk memerhatikan khusus atas hal tersebut.

5. SBY menilai Rakyat Indonesia sudah matang,tertib,dan partisipatif dalam berdemokrasi.

Meski begitu, ia menegaskan agar oknum elite-elite politik tidak memanipulasi rakyat untuk mencapai tujuannya.

SBY menegaskan,jangan adanya intimidasi, jangan menghalangi kehendak rakyat, jangan curang dan berani mengubah suara rakyat.

Baca juga :

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *