Indonesia Bisa Selesaikan Konflik Israel-Palestina

Din Syamsuddin : Indonesia Bisa Selesaikan Konflik Israel-Palestina

majalah24,- Din Syamsuddin (Ketua PPIP) meyakini Indonesia Bisa Selesaikan Konflik Israel-Palestina,karena punya pengaruh besar terhadap negara konflik tersebut.

Hal itu dia sampaikan dengan menanggapi keputusan sepihak Donald Trump yang telah mengumumkan pengakuan bahwa Yerussalem ialah Ibu Kota Israel. Din mengungkapkan pernyaraan dalam Pertemuan Solidaritas Palestina Menolak Keputusan Sepihak Donald Trump di Jakarta.

Menurut Din, posisi Indonesia diuntungkan oleh dua faktor. Pertama, sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak. Kedua, sebagai negara yang memiliki citra positif di mata internasional ataupun dunia.

“Indonesia bangsa yang besar, secara jumlah penduduk dan juga negara dengan penduduk Islam terbesar. Indonesia bangsa cinta damai, cinta keadilan, Indonesia akan punya pengaruh,”tutur dia.

Pengaruh Indonesia tersebut, lanjut Din, bisa terwujud jika Indonesia tidak sibuk berselisih sendiri.Namun demikian, Ia tidak mempermasalahkan jika ada perbedaan pendapat.

Untuk menjalankan amanat konstitusi dalam mewujudkan perdamaian dunia, sah-sah saja, menurut Din, bangsa Indonesia bersikap keras terhadap keputusan Trump. Namun sebagai bangsa yang cinta damai, Indonesia harus menyampaikannya lewat cara-cara yang beradab, bukan dengan kekerasan.

Rakyat Indonesia juga harus bisa mendukung Pemerintah untuk memperjuangkan Palestina di forum-forum internasional,nasional,maupun Dunia.Karena perjuangan Palestina memang sangat membutuhkan dukungan yang luar biasa dari negara-negara Islam Dunia.

Terakhir, Din berpesan, perjuangan membela Palestina juga bukan perjuangan Islam semata. Karena di Yerusalem ada tiga tempat suci untuk 3 agama langit, Islam, Nasrani, Yahudi.

“Kami semua (masyarakat Indonesia lintas agama) di belakang perjuangan rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri,” tutur Din.

Berbagai tokoh dari berbagai organisasi keagamaan dan organisasi masyarakat Indonesia menolak keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Penolakan itu diwujudkan dalam pernyataan bersama yang diinisiasi Prakarsa Persahabatan Indonesia-Palestina (PPIP) di Jakarta.

Baca juga :

 Setya novanto Tunjuk Aziz untuk Lindungi Koruptor?
 Jendral Gatot Ogah Beri Saran Apapun Ke Marsekal Hadi, Ini Alasannya !
PKS Akan Siapkan Aksi Boikot untuk Lawan Pemerintah AS

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *