KLIK DISINIMari Baca Berita Politik Nasional Indonesia Terbaru !

Jangan Bayangkan Becak Era 80-an di DKI Jakarta

Jangan Bayangkan Becak Era 80-an di DKI Jakarta

Majalah24,- Gubernur jakarta Anies Baswedan,menanggapi pernyataan mantan gubernur Jakarta Sutiyoso soal izin becak yang dikhawatirkan berpotensi meningkatkan urbanisasi, atau perpindahan warga dari desa ke kota secara besar-besaran.

Sang gubernur meminta publik agar tidak membayangkan Jakarta Era Tahun 80-an ketika mendengar kata becak.

Sebab kini kondisi Jakarta sudah jauh lebih maju dengan ragam alternatif transportasi umum. Sehingga kekhawatiran soal urbanisasi dipastikan tak bakal terjadi.

Anies mengatakan,”Jangan membayangkan seperti tahun 80-an atau 70-an, belum ada ojek, belum ada taksi banyak, belum juga ada ojek online. Kita begini tuh karena melihat becak dengan memori kita yang dulu, padahal kita hidup di tahun 2018,”.

Anies mengatakan, penikmat becak saat ini sudah sangat jarang. Hanya segelintir warga yang sangat membutuhkan moda transportasi ramah lingkungan tersebut.

Anies mengklaim di Jakarta saat ini masih terdapat lebih dari 1.000 becak yang beroperasi.
Becak-becak itu tak beroperasi di jalan-jalan besar, melainkan hanya di jalanan kampung pinggiran Jakarta.

Lanjut Anies, tak semua warga senang menggunakan becak untuk bepergian, mengingat moda transportasi lain yang mudah dijangkau pun telah banyak menjamur.

Meski begitu,hal tersebut tidak berarti menutup kemungkinan bagi keberadaan segmentasi pengguna becak.

Anies berharap masyarakat tak melihat becak secara negatif.

“(Becak) cuman di kampung, tapi tidak akan menimbulkan urbanisasi yah,” kata dia.

Sutiyoso khawatir rencana Gubernur Jakarta ini mengoperasikan becak di Ibu kota bakal memicu urbanisasi dengan skala besar.

Dia memprediksi akan banyak orang desa pindah ke Jakarta untuk menjadi tukang becak, sehingga akan menciptakan masalah baru di ibu kota.

Salah satunya adalah kesemrawutan lalu lintas di ibu kota.Bang Yos menilai sangat sulit untuk membatasi operasi becak hanya di kampung-kampung.

Hal lain yang dikhawatirkan Bang Yos jika becak kembali diizinkan beroperasi adalah soal kemungkinan bentrok antar tukang becak dengan pengemudi angkutan lain.

Baca juga :

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *