KLIK DISINIMari Baca Berita Politik Nasional Indonesia Terbaru !

Jokowi : Saya Melihat Fenomena Umat Islam Radikal Mudah Mengkafirkan Orang

Majalah24 – Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengingatkan, kemudahan yang diperoleh melalui perubahan global dengan adanya media sosial, e-commerce, dan digital ekonomi perlu disikapi dengan hati-hati.

Sebab, kalau tidak disaring, kemudahan ini akan sangat berbahaya dalam mempengaruhi karakter bangsa, mempengaruhi nilai-nilai keislaman, dan mempengaruhi santri-santri yang ada di banyak pesantren.

“Karena apa pun bisa kita lihat sekarang dengan membuka internet dan media sosial, berdakwah di media sosial, kita lihat di Youtube semuanya ada di situ,” kata Jokowi saat menutup Konferensi Internasional dan Multaqa Nasional IV alumni Al-Azhar Indonesia di Islamic Center NTB, Mataram.

Pertanyaannya, ucap Presiden, siapa yang menyaring, siapa yang akan men-screening konten atau materi yang dipublikasikan? Sebab, belum tentu informasi yang disampaikan itu benar.

“Karena sekarang saya melihat fenomena gampang sekali mengafirkan orang,” ujar Jokowi seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet.

Presiden menilai, ke depan, metode berdakwah menggunakan media sosial akan sangat efektif, terutama untuk generasi milenial, anak muda yang mau tidak mau harus dirangkul dengan dakwah.

Karena itu, dengan negara sebesar Indonesia, Kepala Negara mengajak semua umat Islam untuk bersama-sama membangun ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah bashariyah. “Karena itulah yang diperlukan negara ini dalam rangka mengejar ketertinggalan dari negara yang lain,” tutur Jokowi.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *