KLIK DISINIMari Baca Berita Politik Nasional Indonesia Terbaru !

Menunggu Ketegasan Anies-Sandi Stop Reklamasi

Majalah24,- Sudah lebih dari sebulan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dilantik memimpin Jakarta.Namun Anies-Sandi tak pernah tegas menyatakan sikapnya mengenai nasib kelanjutan proyek reklamasi Jakarta Utara.

Bagaimanapun publik telah mencatat janji kampanye yang telah diucap Anies-Sandi: menyetop reklamasi.Tekanan kini bertumpu di Anies-Sandi. Pemerintah pusat melalui Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan mengatakan, proyek tersebut harus dilanjutkan.

Mantan Gubernur DKI Sutiyoso bahkan ‘turun gunung’ mendatangi Balai Kota untuk mengingatkan Anies-Sandi bahwa menghentikan proyek reklamasi tak semudah membalikkan telapak tangan.

“Kalau saklek dihentikan, iklim investasi bisa rusak,” ungkap Bang Yos.

Anies boleh jadi limbung. Setiap kali ditanya reklamasi, Anies selalu berkelit.

“Tunggu setelah rapat Paripurna Istimewa,” demikian kalimat yang kerap dilontarkan Anies setiap ditanya wartawan soal reklamasi.

Begitu juga dengan Sandiaga. Setiap kali ditanya terkait reklamasi dia hanya tersenyum dan meleparkan bola pertanyaan tersebut pada Anies Baswedan.

“Tanya Pak Gub, itu wewenang Pak Gub,” ungkap Sandiaga.

Namun pasca paripurna digelar, Anies dan Sandi justru tetap enggan membuka mulutnya untuk membahas proyek di pesisir Utara Jakarta tersebut.

“Kedudukan kami tetap sama, coba baca 23 janji kerja, di situ lengkap tertulis,” tegas Anies.

Ketegasan Anies-Sandi kini dipertanyakan. Tigor Hutapea dari Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Reklamasi mengaku hingga saat ini masih menunggu Pemprov DKI bersikap atas reklamasi.

“Bilangnya mau langsung hentikan, tapi 2 bulan setelah dilantik tetap tak ada kabar,” kata Tigor.

Tigor berharap Anies dan Sandi bisa mengambil langkah bijak, tidak plin plan dan terkesan menunda-nunda seperti sekarang.Setidaknya,Anies atau Sandi bisa memgambil sikap dengan merevisi atau mengambil kembali draf dua Raperda Tata Ruang dan Pengaturan Pesisir Utara Jakarta yang saat ini pembahasannya mandeg di DPRD DKI Jakarta.

“Minimal mereka ambil drafnya. Setidaknya ada langkah, jangan diam saja seperti sekarang,” kata Tigor.

Sementara dari lain pihak, pengembang dari proyek reklamasi yang memegang salah satu pembangunan Pulau di Pesisir Utara Jakarta, PT Muara Wisesa juga menunggu hal serupa.

CEO PT Muara Wisesa Samudera, Halim Kumala mengaku masih menunggu kabar. Meskipun moratorium telah dicabut pembangunan pulau hingga kini belum bisa dilakukan.

“Ya masih menunggu, sampai sekarang kita bisanya cuma nunggu saja,” kata Halim.

Baca juga : RAPBD DKI 2018 Bengkak, Sandiaga Sebut Itu Salahnya Dari Masa Ahok
Baca juga : Setnov Merusak Citra Golkar Di Mata Kaum Milenial
Baca juga : Kpk & Polri Bocorkan Info Dari ‘SN’ Tentang Pelaku Penyerangan Novel Baswedan

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *