KLIK DISINIMari Baca Berita Politik Nasional Indonesia Terbaru !

Memperingati 13 Tahun Tsunami Aceh

Memperingati 13 Tahun Tsunami Aceh

Majalah24,- Pemerintah Aceh memusatkan kegiatan peringatan 13 tahun tsunami aceh yang berlangsung 26 Desember hari ini,di halaman Masjid Al Ikhlas, Aceh Besar Kecamatan Leupung, Aceh Besar.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh,Reza Fahlevi mengatakan pemilihan Kecamatan Leupung, Aceh Besar,Sebagai lokasi utama penyelenggaraan peringatan tsunami didasarkan kejadian maha dahsyat pada 2004 silam.

Karena ecamatan Leupung merupakan wilayah yang mengalami dampak serius akibat gempa dan gelombang tsunami yang mengakibatkan kehancuran harta benda dan korban ribuan nyawa masyarakat setempat.

Peringatan 13 tahun gempa dan tsunami kali ini mengangkat tema melawan lupa, dengan tujuan bangun kesadaran masyarakat menuju budaya siaga bencana.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, masyarakat dan undangan lainnya.

Lebih lanjut, Reza menjelaskan peringatan gempa dan tsunami setiap tahun diperingati secara sederhana dan dipusatkan di wilayah terdampak.

Peringatan tsunami juga menjadi momentum penting untuk mengenang dan berterima kasih kepada seluruh masyarakat atas segala dukungan dan solidaritas sosial dalam membantu pembangunan Aceh.

Dari sisi pariwisata,wisata dapat menjadi media efektif dalam memperlihatkan kepada masyarakat secara global tentang kekuatan,ketahan,dan ketabahan masyarakat selama tsunami.

Bendera merah putih setengah tiang

Hari ini,Pemerintah Aceh telah menghimbau kepada masyarakat agar mengibarkan bendera merah-putih setengah tiang untuk mengenang bencana gempa dahsyat dan tsunami selama  rabu 27 Desember.

Pengibaran bendera merah putih setengah tiang itu, tertuang melalui surat edaran kepada instansi pemerintah hingga masyarakat, dan merupakan bagian dari peringatan 13 tahun tsunami.

Selain mengibarkan bendera setengah tiang,Pemerintah kabupaten Aceh Barat juga menggelar zikir bersama yang di pusatkan di Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh.

Sudah 13 tahun berlalu , bencana dahsyat tersebut telah berlalu dan hanya meninggalkan kenangan yang selalu di ingat oleh masyarakat Aceh maupun seluruh Indonesia.

Baca juga :

10 penemuan makhluk aneh di tahun 2017
Orang Asing Ditolak Masuk Negara? Ini Sebabnya Versi Indonesia
Sandiaga : Tahapan Rumah DP Nol Rupiah Akan Dimulai Pada 18-1-18

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *