KLIK DISINIMari Baca Berita Politik Nasional Indonesia Terbaru !

Mengejutkan, Aktris Porno Jepang Dikabarkan Tewas Tersedak Sperma ?

Majalah24.com – Meski bahaya menonton film porno bagi kesehatan otak. Namun,saat ini industri film biru itu begitu subur dan merambah hampir semua lapisan masyarakat, umur serta jenis kelamin.

Semua orang sangat mudah untuk menonton deretan film dari berbagai negara lewat genggaman tanganya.
Dan mirisnya, semua film itu sasarannya adalah remaja.

Tapi baru-baru ini industri film di Jepang memakan korban.
Seorang wanita cantik yang diketahui bintang film dewasa mendadak meninggal setelah melakukan adegan intim dengan lawan mainnya.

Tak disangka karena berhubungan intim bisa meninggal.
Menurut seorang operator kamera yang menyaksikan kejadian tersebut, aktris tersebut melakukan syuting dengan adegan bukkake.

Pemain pria yang jumlahnya lebih dari 6 orang ini akan melakukan hubungan seks dan pemain pria akan secaraa bersamaan menumpahkan sper** di atas tubuh wanitanya.

“Untuk adegan ini, ada sekitar 30 aktor pria berbaris,” kata operator kamera yang dikutip dari Sunday Register.
Entah kutukan atau sekadar kecelakaan aktris porno tersebut tersedak dan tidak terlihat oleh sutradara serta pemain laki-lakinya.

Media lokal Jepang melaporkan bahwa aktris pemain JAV yang berusia 23 tahun ini meninggal dunia karena tersendak ketika menelan sper** lawan mainnya yang berjumlah lebih dari 10 orang.

Ia meninggal dalam membuat film di sebuah studio di distrik Shinjuku, Tokyo, Jepang.
Juru kamera mengaku bahwa mereka mengira dia hanya berakting tersendak, padahal sebenarnya dia sedang berjuang untuk bernapas.

Sesaat setelahnya, pemain wanita ini langsung pingsan.
Para saksi mengatakan bahwa banyak pemain pria menjadi panik dan salah satu dari mereka yang telah menerima pelatihan medis bergegas maju untuk membantu.

Kejadian ini diyakini sebagai kematian pertama saat syuting film porno genre bukkake.
“Kejadian Ini pasti bisa berimplikasi besar bagi industri JAV,” kata seorang analis film dewasa di Jepang.
“Jika pihak berwenang menuntut pelarangan bukkake setelah kejadian ini maka itu benar-benar dapat berdampak

pada pendapatan industri film porno di Jepang,” ujarnya.
Pada tahun 2016, industri JAV bernilai lebih dari US $ 7 miliar dan menjadikannya salah satu bisnis media paling menggiurkan di Jepang.
Film-film JAV tak hanya populer di dalam negeri Jepang saja tetapi juga di luar negeri, terutama di negara-negara Asia.

Tidak jelas apakah kematian tragis wanita berusia 23 tahun ini akan menyebabkan larangan terhadap studio untuk melakukan syuting adegan bukkake atau tidak.
Namun para analis mengharapkan peraturan dan tindakan keamanan yang lebih ketat paska kejadian tersebut. (Candra Okta Della/Sriwijaya Post)

Baca Juga : Vagina Berbunyi Seperti Kentut Saat Berhubungan Seks, Normalkah?

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *