KLIK DISINIMari Baca Berita Politik Nasional Indonesia Terbaru !

Mundur sebagai Pengacara Setya Novanto,Ini Alasan Otto Hasibuan

Majalah24,- Otto Hasibuan secara resmi mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto. Otto kini tak bakal lagi mendampingi tersangka korupsi proyek pengadaan e-KTP, yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3T.

“Jadi terhitung kemarin, berlaku hari ini, maka saya tidak menjadi kuasa hukum Setya Novanto lagi, dengan resmi saya mengundurkan diri sebagai kuasa hukum beliau,” kata Otto di gedung KPK, Jakarta.

Otto mengaku sudah menyampaikan secara lisan ke Setnov soal pengunduran dirinya sebagai kuasa hukum kemarin sore sekitar pukul 15.00 WIB, di Rumah Tahanan KPK. Menurut dia, Setnov pun sempat meminta dirinya tetap mendampinginya untuk sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

“Saya sudah sampaikan ini pada dia langsung, saya harus jujur kepada dia,” ungkapnya.

Otto mengaku akan menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Setnov serta penyidik KPK Ambarita Damanik. Surat tersebut sudah dia buat sejak kemarin, namun Otto merasa tak kerasan untuk menyerahkan langsung kepada Setnov.

“Hari ini akan saya serahkan ke Setya Novanto, satu akan saya serahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi, khususnya penyidik ke pak Damanik,” tutur dia.

Pengacara Setnov Fredrich Yunadi mengonfirmasi kebenaran pengunduran diri Otto sebagai kuasa hukum Setya Novanto. Fredrich dan Otto Hasibuan sendiri merupakan tim pengacara yang disiapkan Setnov menghadapi kasus e-KTP yang membelitnya.

Otto menepis mundurnya sebagai kuasa hukum Setnov karena ada gesekan dengan Fredrich Yunadi dan Maqdir Ismail. Dia mengaku punya baik dengan Fredrich maupun Maqdir sebagai sesama pengacara.

“Saya kira antara pengacara tidak ada problem,” tuturnya.

Otto secara resmi membuat surat pengunduran dirinya dan menyerahkannya surat tersebut kepada Setnov serta penyidik KPK Ambarita Damanik.Otto menjadi kuasa hukum Setnov sejak 20 November 2017, atau setelah Ketua Umum nonaktif Partai Golkar itu ditahan penyidik KPK.

Baca juga : Dari Satu E-KTP, Setya Novanto Minta Jatah Rp. 2.00..
Baca juga : Dunia Arab Murka Karena Donald Trump
Baca juga : FPI Minta Jokowi Usir Dubes AS dari Indonesia

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *