KLIK DISINIMari Baca Berita Politik Nasional Indonesia Terbaru !

PDIP Sebut Seharusnya Prabowo Tidak Perlu Ikut Pilpres 2019 Lagi

Majalah24 – Pemilu Presiden 2019 masih tiga tahun lagi. Partai Gerindra dikabarkan bakal kembali mengusung ketua umumnya, Prabowo Subianto, kembali maju. Langkah ini mendapat kritik. Mereka dianggap tidak mampu menerapkan regenerasi.

Politisi PDIP Eva Kusuma Sundari mengaku mengapresiasi rencana Partai Gerindra. Namun, Eva mengatakan seharusnya ada regenerasi kepemimpinan nasional untuk bertarung di Pilpres 2019.

“Tentu kita menghormati pilihan tersebut, otoritas penuh di Gerindra. Walau menurutku tahun 2019 adalah sepatutnya pergantian generasi kepemimpinan nasional,” kata Eva saat dihubungi merdeka.com, Jumat (16/9).

Baca juga : Resmi ! Setya Novanto Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi E-KTP Lagi

Dia berharap partainya akan melanjutkan strategi dengan mengusung kader-kader muda untuk menjadi presiden. Strategi tersebut telah terbukti dengan kemenangan Joko Widodo saat Pilpres 2014 silam.

“Saya berharap PDIP akan melanjutkan mengusung yang muda-muda untuk 2019, terbukti mengusung Jokowi direspon bagus oleh masyarakat. Partai Golkar juga tampaknya sepemikiran dengan mendukung Jokowi,” terangnya.

Apabila PDIP kembali menjagokan Jokowi dan bertarung secara head to head, Eva mengklaim presentase kekalahan Prabowo akan semakin besar. Hal itu terlihat dari hasil survei kepuasan publik atas kinerja Jokowi-JK saat ini mencapai 61 persen.

“Kalau melawan Jokowi, gap kekalahan makin lebar kalau untuk kepuasan rakyat bisa dipertahankan setinggi saat ini 61 persen” klaim Eva.

PDIP, lanjutnya, sejauh ini sama sekali belum memikirkan proyeksi untuk memenangkan Pilpres. Sebab, PDIP masih fokus mengawal pemerintahan Jokowi hingga habis masa jabatan. “Belum, fokus pada kesuksesan Jokowi,” pungkasnya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *