KLIK DISINIMari Baca Berita Politik Nasional Indonesia Terbaru !

Pelabuhan Simanindo Ditutup Sementara Pasca Terjadinya KM Sinar Bangun Tenggelam Di Danau Toba

Majalah24 – Keberangkatan kapal ferry dan kapal kayu dari Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir ditutup pasca tenggelamnya KM Sinar Bangun. Pelabuhan ditutup agar tim gabungan bisa memfokuskan diri untuk mencari 56 penumpang yang masih hilang.

“Keberangkatan kapal – kapal hari ini pun ditutup. Karena kita lagi fokus dalam pencarian. Tapi nanti akan dirapatkan kembali. Karena unsur pimpinan termasuk Dirjen Perhubungan Darat sedang menuju ke sini,” kata Kasi LLSDP (Lalu Lintas Danau Sungai dan Penyeberangan) Perintis BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) Wilayah 2 Sumut, Rijaya, Pada Hari,Selasa 19 Juni 2018.

Adapun Rijaya belum dapat memastikan sampai kapan pelabuhan tersebut akan ditutup dan berenti beroperasi. Akan tetapi aktivitas keberangkatan yang biasanya padat melalui Pelabuhan Simanindo ditutup total.

“Sekarang kita total stop, tapi untuk keluar ke Samosir kita sudah mengarahkan ke Dinas Perhubungan masing-masing,” jelasnya.

Proses pertolongan dan evakuasi akan terus berlanjut. Proses evakuasi dilakukan oleh Kapal Ferry KMP Sumut 1, KMP Sumut 2 dan Kapal Kayu Cinta Dame.

“Tapi, untuk saat ini hasilnya masih nihil. Di posko hingga saat ini, ada 56 orang yang masih hilang yang kita terima laporan dari keluarga mereka,” paparnya.

Puluhan warga terus berdatangan ke posko pelaporan korban di Pelabuhan Simanindo. Mereka ingin mencari tahu kabar keberadaan keluarga mereka yang turut tenggelam bersama KM Sinar Bangun.

Dan korban kapal yang tenggelam salah satunya ialah pasangan calon swami istri yang akan segera menikah. “Kata keluarganya, pasangan itu sudah pamit ke orang tua, ternyata kejadiannya begini,” paparnya.

Baca Juga : 

MENJELANG DI MULAINYA DEBAT CALON GUBERNUR SUMATERA UTARA TAHAP KETIGA,DJAROT SOWAN MENDATANGI SEORANG KIAI

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *