Penangkapan Fredrich Yunadi Dilakukan agar Proses Hukum Lebih Efektif

Penangkapan Fredrich Yunadi Dilakukan agar Proses Hukum Lebih Efektif

Majalah24,- KPK menyatakan penangkapan terhadap Fredrich Yunadi dilakukan agar proses hukum kasus yang menjeratnya berjalan lebih efektif. Pengacara itu berstatus tersangka merintangi penyidikan kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP yang menjerat Setya Novanto .

Penangkapan ini perlu dilakukan agar proses pemeriksaan bisa berjalan dengan efektif,hal tersebut diungkapkan oleh jubir KPK,Febri Diansyah.

Ketika melakukan pencarian mantan kuasa hukum Setnov di kasus korupsi e-KTP, tim penyidik KPK telah membawa surat perintah penangkapan.

Fredrich ditangkap di sebuah lokasi di Jakarta Selatan.Pihaknya sudah meyakini yang bersangkutan diduga keras melakukan dugaan merintangi proses penyidikan Setnov.

Febri menuturkan,”Yaitu dugaan obstruction of justice atau tindakan menghalangi-halangi dalam penyidikan kasus KTP elektronik,”

Penangkapan terhadap Fredrich berdasarkan Pasal 17 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Fredrich diketahui tak memenuhi panggilan penyidik KPK kemarin. ia meminta penundaan pemeriksaan lantaran proses pemeriksaan etik dirinya akan dilakukan Perhimpunan Advokat Indonesia.

Fredrich dan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo telah ditetapkan sebagai tersangka kasus merintangi penyidikan kasus korupsi e-KTP yang menjerat Setnov.

Mereka diduga memanipulasi data medis Setnov agar bisa dirawat untuk menghindari pemeriksaan KPK pada pertengahan November 2017 lalu.

Selain itu Fredrich ditenggarai telah mengondisikan RS Medika Permata Hijau sebelum Setnov mengalami kecelakaan.

Baca juga :

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *