PKS Akan Siapkan Aksi Boikot untuk Lawan Pemerintah AS

PKS Akan Siapkan Aksi Boikot untuk Lawan Pemerintah AS

Majalah24,- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat, di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Minggu (10/12) hari ini. Selain protes, PKS juga menyiapkan boikot sebagai tindak lanjut aksi mereka.

Sohibul Iman selaku Presiden PKS menyatakan aksi boikot sebagai bentuk protes mereka yang berikutnya.

“Boikot produk-produk AS itu salah satu alternatif yang kami pikirkan,” kata Sohibul di tengah unjuk rasa di depan Kedubes AS.

Sohibul juga menekankan apabila tuntutan mereka tak didengar sama sekali oleh pemerintah AS, boikot akan mereka lancarkan. Sebaliknya, aksi boikot urung terjadi apabila Donald Trump mencabut klaim sepihaknya soal Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Sohibul meyakini rencana boikot produk AS nanti bisa diikuti banyak pihak. Alasannya, ia yakin mayoritas orang di dunia tak setuju dengan keputusan Trump.Ia juga tak menutup kemungkinan rencana boikot akan mengajak pemerintah. “Kita ketuk hati semua orang !”

Sohibul Iman bersamaan dengan kader PKS lainnya berkumpul di depan Kedubes AS untuk memprotes keputusan yang di nyatakan secara kontroversi oleh Presiden Donald Trump dengan mengakui kota Yerusalem sebagai ibukota Israel. Mereka setuju bahwa keputusan Trump tersebut menyalahi kesepakatan internasional dan mengancam nasib Palestina.

Unjuk rasa ditargetkan diikuti oleh 100.000 peserta yang tak hanya diikuti oleh kader PKS se-Jabodetabek, tapi juga oleh beberapa organisasi Islam lain seperti Persatuan Umat Islam (PUI) dan Komisi Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP).

Aksi unjuk rasa ini sudah berlangsung sejak pukul 08.00 WIB.Dan dijadwalkan berakhir pada pukul 13.00 WIB siang ini.

Baca juga : Gerindra Akan Usaha Untuk Jadikan Gatot Nurmantyo Kader Partainya
Baca juga : Panglima TNI Peringatkan Adanya Potensi Konflik
Baca juga : FPI Minta Jokowi Usir Dubes AS dari Indonesia

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *