KLIK DISINIMari Baca Berita Politik Nasional Indonesia Terbaru !

Prabowo tidak Minta Mahar, tapi Ajukan 3 Syarat Ini

Prabowo tidak Minta Mahar, tapi Ajukan 3 Syarat Ini

Majalah24,- Tudingan uang mahar politik yang diminta Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto oleh La Nyalla Mattalitti, kandidat cagub Jatim yang gagal maju, terus bergulir. Garda 212 memastikan Prabowo tidak pernah meminta uang mahar politik pada calon yang akan diusung Gerindra.

Ustaz Ansufri Idrus (Ketum DPP) Selaku Garda 212,mengatakan dirinya termasuk yang mengalami sendiri Prabowo tidak dan Gerindra tidak minta uang mahar.

“Tidak ada mahar. Bahkan saya, termasuk SK yang paling cepat, tanggal 8 Agustus 2017 bagi saudara saya yang di Aceh, karena saya bisa penuhi keinginan pak Prabowo,”Ungkap Ustaz asufri.

Ia malah menyayangkan sikap La Nyalla yang bernyanyi di media tentang permintaan uang tersebut.

Bagi Ansufri,setiap agenda pemilu baik pilkada maupun pilpres pasti memerlukan biaya besar, yang itu ditanggung bersama.

Ustaz Ansufri mengaku telah bertemu langsung dengan Prabowo Subianto dan memastikan Prabowo tidak pernah memberikan syarat mahar politik.

Memang,ada 3 syarat yang diajukan Prabowo jika ingin maju dalam pilgub atau pemilihan kepala daerah tingkat kota/kabupaten.

3 syarat yang diajukan prabowo seperti :

1. Prabowo akan bertanya tentang kesiapan keuangan partai. Jika cukup maka partai bisa mengusung calon. Sebaliknya, jika tidak maka tidak bisa bertarung.

“Orang yang maju pasti harus punya cukup dana karena itu faktanya,” ujar Ustaz Ansufri.

2. terkait dengan elektabilitas. Prabowo akan menanyakan apakah calon itu kuat akan berpotensi menang atau tidak.

“Elektabilitas harus cukup untuk menang, makanya ketika mengusulkan nama, Garda 212 ikut bikin survei dulu, dari situ akan disampaikan peluang menangnya,” jelas dia.

3. Prabowo juga akan menanyakan apabila yang diusung menang dapatkah membawa dirinya menjadi presiden.

Oleh karena itu, Ustaz Ansufri menegaskan tidak ada kata mahar pada apa yang telah diucapkan dalam pencalonan La Nyalla di Jatim.

La Nyalla mengaku diminta uang ratusan miliar rupiah yang dikiranya becanda. Ternyata, itu serius.

Mantan ketua umum PSSI ini tak memenuhi permintaan itu yang kemudian pencalonannya sebagai cagub Jatim pun dibatalkan.

Alasan Prabowo ingin dana Miliaran rupiah dan cukup,karena Prabowo ingin fokus pada pemenangan, bukan malah lelah mencari uang.

Permintaan uang itu, menurut La Nyalla, disampaikan Prabowo pada Sabtu (10/12) di Hambalang, Bogor, saat Gerindra mengumumkan Sudrajat sebagai cagub pada pilgub Jabar.

Uang itu harus diserahkan paling telat tanggal 20 Desember 2018. “Kalau tidak saya tidak akan mendapat rekomendasi,” kata La Nyalla.

La Nyalla mendapat mandat sebagai cagub Jatim pada 11 Desember di mana surat itu berlaku 10 hari.

Dalam perjalanannya, La Nyalla gagal mendapat partai koalisi dan cawagub pendampingnya.

Sempat muncul wacana menyandingkannya dengan Anang Hermansyah, namun akhirnya kandas di tengah jalan.

Baca juga :

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *