Sandiaga: Penataan Tanah Abang Terbukti Mengurangi Kemacetan !

Majalah24 – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan konsep penataan Tanah Abang dengan menutup Jalan Jatibaru hanya bersifat sementara. Karena nantinya, Pemprov DKI Jakarta memiliki solusi jangka panjang serta Transit oriented development (TOD) selesai dibangun.

Dengan penataan sementara ini, Sandiaga mengklaim, sudah dapat mengurangi laporan kemacetan di kawasan Tanah Abang. Penurunan tersebut terlihat dari data yang dimiliki aplikasi Waze. Berdasarkan data pada Jumat tanggal 22 Desember 2017, terdapat 6.418 laporan. Kemudian laporan mulai menurun pada Selasa 26 Desember 2018, di mana tercatat 3.263 laporan.

Baca Juga : Tanah Abang ala Anies-Sandi Yang Akan Menjadi BOM Waktu Penataan PKL

Namun, dia mengakui, penurunan laporan ini disebabkan karena libur panjang. Sehingga pengusaha muda ini masih akan melihat kemacetan pada Januari usai libur Natal dan tahun baru.

“Karena ini datanya enggak valid juga karena kita masuk ke masa libur jadi kalau kita berdebatnya berbasis data enak. Nanti kita bisa lihat setelah Januari, apakah ternormalisasi enggak datanya,” katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (29/12).

Baca Juga :”Biaya ‘Kunker’ DKI Jakarta Dikritik Menkeu, Ini Jawaban Anies – Sandiaga

Sementara itu, Sandiaga mengungkapkan, penataan pedagang ini menjadi penting. Karena para pedagang menjadi penggerakan ekonomi sebab mereka mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

Bahkan dalam penataan ini, politisi Gerindra ini mengharapkan, adanya perubahan pandangan terhadap PKL. Sebab dia menilai, mereka lebih tepat disebut pengusaha kecil mandiri (PKM).

“PKM tulang punggung perekonomian kita disumbang dari UKM 97 persen penciptaan lapangan pekerjaan. Berdasarkan data-data perbankan, UKM tingkat kepatuhan di atas 90 persen, tidak pernah ngemplang kredit dan pajak jadi ini yang ingin kami jaga,” tutupnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *