Siapa Sebenarnya Pelindung Setya novanto?

Siapa Sebenarnya Pelindung Setya novanto?

Majalah24,- KPK tidak hanya fokus dengan penuntutan Setya Novantoini. Lembaga pemerintah itu juga memrioritaskan penanganan dugaan obstruction of justice yang disinyalir terjadi pada 16 November lalu atau pada saat Setnov mengalami kecelakaan di kawasan Permata Hijau, Jakarta.

juru bicara dari KPK Febri Diansyah menegaskan, pengusutan dugaan pihak yang menghalang-halangi penyidikan kasus e-KTP itu masih tahap penyelidikan. KPK pun sudah memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi bukti yang ada saat ini.

Bila sudah menemukan dua alat bukti permulaan, KPK dipastikan bakal meningkatkannya ke tahap penyidikan. Namun, KPK saat ini belum mau membeberkan siapa saja pihak yang dianggap melindungi Setnov dan merintangi penyidikan tersebut.

Meskipun sejumlah nama dipastikan bersama Setnov ketika kecelakaan terjadi. Salah satunya, mantan kontributor Metro TV Hilman Mattauch. Hilman merupakan sopir Toyota Fortuner B 1732 ZLO yang ditumpangi Setnov.

”KPK belum bisa bicara banyak terkait hal itu (keterlibatan Hilman), terutama kalau ditanyakan aktor yang diproses siapa. Peristiwanya dulu yang kami dalami di tahap penyelidikan ini,” kata Febri, kemarin.

Sejauh ini, memang baru Hilman yang sudah diperiksa KPK terkait kasus tersebut. Hilman dipanggil komisi antirasuah pada Senin (11/12) seminggu lalu.

KPK ingin mendalami apakah ada pihak yang sengaja menyembunyikan Setnov dan merekayasa kecelakaan kontoversial pada 16 November itu. Sebagaimana diberitakan,peristiwa itu terjadi ketika KPK berupaya menangkap Setnov.

”Tentu kami akan cermati lebih jauh (dugaan merekayasa kecelakaan, Red),” terang mantan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) itu.

kasus menghalang-halangi penyidikan diatur dalam pasal 21 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Hukumannya pun cukup berat. Yakni minimal 3 tahun dan maksimal 12 tahun. Di kasus e-KTP, KPK sudah menetapkan politisi Markus Nari sebagai tersangka dugaan merintangi penyidikan.

Sebelum ini,Hilman Mattauch yang diperiksa KPK pekan lalu mengakui bila ada penyelidikan baru. Hanya, dia enggan menjelaskan detail terkait materi penyelidikan tersebut. Dia tampak terburu-buru ketika awak media meminta penjelasan soal agenda pemeriksaan.

”Itu materi penyelidikan. Gak enak kalau diomong. Tanya ke penyidik saja,” ungkap pria berpostur besar itu. Hilman diketahui menjemput Setnov di DPR sebelum insiden kecelakaan tabrak tiang itu terjadi.

baca juga :

Indonesia Berhutang Budi dengan Palestina
Tidak Mengaku, Ini Video Bukti Sandiaga Janji Beri ‘Modal’ Untuk OK OCE
Yerusalem Bukan Milik Amerika Serikat

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *