KLIK DISINIMari Baca Berita Politik Nasional Indonesia Terbaru !

Video Minta Maaf Orang Tua Remaja yang Menghina Jokowi, Warganet Protes dan Geram

Majalah24.com – Beberapa waktu yang lalu mungkin dari kalian sempat melihat video seorang remaja yang menghina dan mengancam membunuh Presiden Joko Widodo. Video yang merekam seorang remaja bertelanjang dada yang diketahui berinisial RJ itu sontak membuat masyarakat Indonesia geram.

Pihak kepolisian dari Mapolda Metro Jaya pun langsung turun tangan dan menangkap pelaku, namun dikarenakan pelaku masih berusia di bawah 17 tahun, pelaku pun tidak bisa dijerat oleh hukum.

Dan baru-baru ini video susulan yang merekam RJ berserta seorang pria berinisial H yang diketahui adalah ayah dari pelaku kemudian membuat pernyataan resmi terkait video hate speech yang dilakukan oleh anaknya itu.

Pelaku saat merekam dirinya menghujat foto Presiden Indonesia, Joko Widodo
Ayah dari RJ yang memberikan klarifikasi terkait video putranya tersebut

Video berdurasi 1 menit 21 detik itu merekam H bersebelahan dengan RJ yang mengungkapkan permohonan maaf kepada Presiden Joko Widodo dan masyarakat Indonesia.

Baca Juga : Ancam tembak Jokowi, pemuda ditangkap polisi mengaku hanya bercanda

Simak video lengkapnya di sini

EXCLUSIF: VIDEO PERMOHONAN MAAF ORANG TUA REMAJA YANG VIDEONYA VIRAL MENGANCAM PRESIDEN.

Video permohonan maaf ini di tunjukan secara khsus Kepada Presiden Jokowi dan masyarakat Indonesia, di wakilkan oleh ayah RJ berinisial H.

Sontak unggahan ini pun mendapatkan tanggapan yang beragam dari para netizen. Berikut rangkuman komentar-komentarnya,

Rudi Tock Beich Enak aja minta maaf loh gk segampang itu kaliii bos harus tangkap ituuuuu kurang ajar bnget dia itu”

Jarot Tdk ada maaf bagimu. Manusia biadap dan pantas dihukum seberat-beratnya sbb disitu sdh ada unsur perencanaan membunuh Kepala Negara”

Christian Pratama Anak usia 16 tahun sudah mengerti untuk berfikir secara dewasa dan matang, apalagi punya otak. Itu yang di hina Presiden loh, sangat jelas sekali videonya. Di tindak saja, berlakukan sesuai dengan hukum yg berlaku, biar ada keadilan dan menjadi pelajaran untuk yang lain. Semuanya utk Indonesia yang lebih baik”

Yulianto Blueprint Biarpun minta maaf..harus tetap diproses secara hukum..tolong bpk kapolri..ditindak lanjuti..sekarang boleh katanya main2..apa hukum bs dibuat mainan”

Presiden RI adalah simbol negara dan rakyat Indonesia itu sendiri, siapapun kita yang telah atau menghina simbol negara, mau tidak mau juga harus diproses hukum dan tidak memandang suku, ras, dan agama. Tapi kalo presiden sendiri sudah legawa memaafkan, seharusnya kita pun juga turut memaafkan. Apalagi ini bulan puasa. Bener nggak bro?

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *