KLIK DISINIMari Baca Berita Politik Nasional Indonesia Terbaru !

Video Sadis! Anjing Ini Disiram Air Dingin Sampai Beku, Simak Videonya

Majalah24.com – Tak bisa dipungkiri, jika anjing menjadi salah satu hewan kesayangan. Apalagi, banyak jenis anjing yang bisa kita pilih, mulai dari yang berbulu tebal hingga hampir tanpa rambut.

Namun, jika ingin menjaga anjing pasti harus mengorbankan waktu untuk perawatan. Mulai dari membersihkan kandang, memotong kuku, memandikannya secara teratur. Anjing juga butuh perawatan tidak ringan.

Jangan seperti orang ini, dimana dia menuangkan air dingin ke anjingnya. Dan ia membiarkannya membeku pada suhu minus 32 derajat celcius di Rusia. Kejadian sadis ini ia rekam dalam sebuah video, yang kemudian menjadi viral.

Tim penyelamat, mencoba membantunya saat dia masih hidup, terlambat. Dimana dia langsung membeku seperti es, di kandangnya di Yakutsk, kota terdingin di dunia.

Tunjukan video yang meyedihkan hati ini, anjing betina putih yang matanya terbuka terlihat ketakutan. Badan hewan peliharaan itu dibekukan oleh dinginnya malam di kota terdingin di Rusia.

Para aktivis telah menuntut pemiliknya, atas tindakan keji ini. Dan mereka membuat petisi yang ditandatangani oleh 10.000 orang Rusia.

Baca Juga : Wanita Lepaskan Borgol Lalu Curi Mobil Polisi, Sulap?

“Hari ini dia membiarkan anjingnya meninggal di samping rumahnya, dan besok hal yang sama terjadi pada anjing lain,” tulis petisi tersebut.

Pemilik anjing – yang tidak disebutkan namanya – dikatakan sebelumnya telah mengabaikan anjingnya.

Para aktivis juga mengeluhkan dugaan kelambanan polisi atas kasus tersebut. Dan sebuah kebijakan walikota mendukung pembersihan kota dengan membunuh hewan liar. Mereka mengklaim itu memberi lampu hijau untuk kekejaman terhadap hewan, termasuk anjing yang tidak diinginkan.

Sekarang seorang anggota parlemen di Moskow, Sergey Boyarsky, telah menangani sebuah kasus yang meminta polisi untuk menuntut pemiliknya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *