KLIK DISINIMari Baca Berita Politik Nasional Indonesia Terbaru !

Viral! Mahasiswi Nekat Buka Baju Saat Presentasi Thesis, Akhirnya Dosen Minta Maaf

Majalah24.com – Mahasiswi senior di Cornell University membuat hadirin pada presentasi thesisnya ternganga.

Saat sedang presentasi, tiba-tiba dia melepas busana.

Dilansir Daily Mail, mahasiswi bernama Lititia Chai membuka pakaian di hadapan dosen dan mahasiswa lain, Sabtu lalu.

Tindakan nekat itu dilakukan sebagai protes pada dosen Rebekah Maggor yang mengajar Acting in Public.

Menurut Chai, dosennya itu sebelumnya telah mengomentari bahwa bawahan yang dipakainya terlalu pendek.

Melalui Facebook, Chai menuliskan insiden Rabu lalu sesuai versinya.

Ia mengatakan sebelumnya dalam presentasi percobaan dia mengenakan celana pendek jeans.

Profesornya mempertanyakan pakaiannya itu.

“Hal pertama yang dikatakan profesor itu kepada saya adalah ‘apakah itu benar-benar yang akan Kamu kenakan?’,” kata Chai menirukan ucapan Maggor kala itu.

“Dia, seorang wanita berkulit putih, terus berkata: ‘Celana pendek Kamu terlalu pendek’,” tambah Chai.

“Profesor itu memberi tahu di depan seluruh kelas, bahwa pakaian saya mengundang tatapan laki-laki ke tubuh saya mengalihkan perhatian dari isi presentasi.”

Baca Juga : 5 Fakta Peserta SBMPTN Melahirkan di Toilet, 3 Kali Bolak-balik ke Toilet

Chai mengatakan seorang siswa internasional laki-laki di kelas kemudian setuju dengan profesor.

Alhasil Chai memutuskan untuk meninggalkan ruangan.

Profesor Maggor kemudian menyusul keluar dari ruangan dan bertanya apa yang akan dipikirkan ibu Chai tentang pakaiannya.

Chai menjawab: “Ibuku adalah seorang feminis, profesor bidang jender dan seksualitas. Dia tak masalah dengan celana pendek saya.”

Setelah insiden itu menyebar luas, Profesor Maggor memberikan klarifikasi pada Cornell Sun.

“Saya tidak memberi tahu mahasiswa saya apa yang harus dikenakan, juga tidak mendefinisikan pada mereka seperti apa pakaian yang layak. Saya minta mereka merenung sendiri dan membuat keputusan sendiri,” kata Maggor.

Menyusul reaksi viral terkait unggahan Chai di Facebook, 11 orang dari 14 mahasiswa yang menghadiri kelas tersebut mengeluarkan pernyataan bersama.

Mereka mengatakan komentar Chai tidak secara akurat mencerminkan apa yang terjadi di ruangan saat itu.

Para siswa menilai Maggor mengalami kekeliruan saat memilih kata awal untuk mengutarakan maksudnya.

Padahal maksudnya adalah agar Chai memperhatikan pentingnya profesionalisme dalam situasi tertentu di depan umum.

Mereka mengatakan bahwa sang profesor sudah meminta maaf berulang kali untuk pilihan kata awalnya dan setuju bahwa ‘gagasan’ celana pendek ‘pada wanita membawa banyak muatan budaya dan politik’.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *