KLIK DISINIMari Baca Berita Politik Nasional Indonesia Terbaru !

Heboh ! Viral video Polisi Gorontalo Menganiaya Rekan junior-nya

Heboh ! Viral video Polisi Gorontalo Menganiaya Rekan junior-nya

Majalah24,- Minggu ini sedang di hebohkan dengan Aksi polisi Gorontalo.Namun kali ini bukan aksi yang pantas untuk ditiru. Malah sebaliknya, sejumlah anggota Polda Gorontalo terlibat penganiayaan yang berlebihan.

Videonya kini viral dan menyebar melalui media sosial. Ironisnya penganiayaan dilakukan sesama anggota polisi Gorontalo.

Pelaku penganiayaan diduga polisi senior berpangkat Bripda masing-masing ST, AL, dan WD.

Sedangkan korbannya masing-masing ialah Bripda Isnain Yusuf, Bripda Haris Musa, Bripda Agung Maloto dan Bripda Fatan Zain.

Para korban mendapat perlakuan tidak wajar oleh sejumlah senior di dalam kamar rumah milik pelaku.

Korban baru saja dikukuhkan sebagai anggota Polri awal Maret 2018, setelah melalui pendidikan di SPN Karombasan, Manado.

Dalam video tersebut, terlihat dengan jelas aksi para polisi senior dengan leluasa menganiaya para korban. Tamparan dan tendangan silih berganti.

Mereka terlihat merintih kesakitan, tapi tak kuasa melawan senior. Yang paling nampak adalah Bripda Isnain Yusuf, ia diminta berdiri tegap.

“Kase baku dapa ngana pe gigi, kase baku dapa ngana pe gigi,” begitu permintaan salah seorang polisi senior kepada Isnain.

Sebelum melakukan penganiayaan terlebih dahulu pelaku menghadap kamera. “Oke,” katanya sambil mengancungkan jari telunjuk dan jari tengahnya.

Sejurus kemudian ia langsung mendaratkan tempelengnya berulang kali bolak balik ke pipi Isnain.

Isnain nampak begitu kesakitan. Hanya berselang seper sekian detik, tamparan yang cukup keras dilakukan sang senior, hingga Isnain nyaris terjatuh.

Dalam kondisi seperti itu, Bripda Isnain kembali bangkit dan menunjukkan sikap tegap di hadapan seniornya.

Bukan ada rasa kasihan dengan kondisi Isnain yang nampak kesakitan, sang senior yang mengenakan kaos berkerah itu justru melayangkan tendangan, yang membuat Isnain kembali hampir terjatuh.

Merasa keberatan, Bripda Isnain langsung melaporkan peristiwa penganiayaan ini ke Bid Propam Polda Gorontalo.

Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tricahyono saat dikonfirmasi, Senin, 26 Maret 2018 kemarin mengungkapkan, pihaknya sangat menyesalkan peristiwa penganiayaan itu.

Ia membenarkan bahwa yang terlibat dalam penganiayaan itu adalah anggota Polda Gorontalo.

Menurut AKBP Wahyu, Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Rachmad Fudail memberikan perhatian serius dengan memerintahkan kepada pihak Ditreskrimum Polda Gorontalo untuk segera menindaklanjuti laporan dari Bripda Isnain untuk ditindak dalam pidana umum dan disiplin kepolisian.

Saat itu, salah seorang pelaku menyapa korban yang tengah melakukan live streaming, namun tidak diindahkan oleh korban. Akibatnya, pelaku merasa sakit hati.

“Para pelaku diancam dengan dua sanksi sekaligus, masing-masing Pasal 170 atau Pasal 351 KUHP serta ancaman hukuman sanksi kode etik Polri,” tandas AKBP Wahyu.

Aksi penganiayaan ini sangat disayangkan karena mencoreng citra baik sebagai polisi.

Dengan sesama polisi saja sudah begin,bagaimana lagi jika dengan masyarakat di luar ya ?

Baca juga :

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *